Rangkuman bab 1 - Jaringan Komputer Dan Internet

 


PENULIS: Raditya Rakh Devara 8D/23


Jaringan Lokal Internet (LAN) dan Internet: Tulang Punggung Dunia Digital Modern

Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas kita bergantung pada jaringan komputer, baik itu jaringan lokal (LAN) di rumah atau kantor, maupun jaringan global seperti internet. Kedua jenis jaringan ini memungkinkan perangkat-perangkat untuk terhubung dan saling bertukar data, sehingga pekerjaan, hiburan, pendidikan, bahkan layanan publik bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

Mari kita bahas satu per satu dengan cara yang mudah dipahami.


A. Jaringan Lokal Internet (LAN)

1. Apa Itu Jaringan Lokal (LAN)?

LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan beberapa perangkat—seperti komputer, printer, dan server—dalam satu area terbatas. Misalnya, jaringan di satu rumah, satu lantai kantor, atau satu sekolah. LAN menggunakan protokol komunikasi bernama TCP/IP agar perangkat-perangkat tersebut bisa "berbicara" satu sama lain dan berbagi sumber daya.

Contoh penggunaan LAN adalah saat komputer di kantor bisa mengakses printer yang sama, menyimpan file di server pusat, atau berbagi koneksi internet dari satu router.




2. Komponen Utama LAN

Beberapa perangkat dan teknologi utama yang biasa digunakan dalam LAN meliputi:

  • Kabel jaringan: Seperti kabel UTP Cat5e, Cat6, atau serat optik, digunakan untuk menghubungkan perangkat secara fisik.
  • Router: Alat yang menghubungkan jaringan lokal dengan internet. Biasanya dilengkapi dengan DHCP (pemberi alamat IP otomatis) dan NAT (mengatur lalu lintas keluar-masuk ke internet).
  • Switch: Menghubungkan banyak perangkat dalam jaringan lokal dan mengatur pengiriman data antar perangkat tersebut.
  • Access Point (AP): Alat yang menyediakan koneksi Wi-Fi di area tertentu, sehingga perangkat seperti laptop dan smartphone bisa terhubung tanpa kabel.

3. Manfaat LAN

LAN menawarkan banyak keuntungan, seperti:

  • Berbagi sumber daya: Komputer bisa saling berbagi file, printer, dan aplikasi.
  • Efisiensi biaya dan waktu: Tidak perlu perangkat terpisah untuk setiap pengguna.
  • Keamanan data: Dengan firewall, VLAN (virtual LAN), dan enkripsi seperti WPA2/WPA3, data dalam jaringan bisa lebih terlindungi.
  • Skalabilitas: LAN mudah dikembangkan jika ingin menambah perangkat baru.

4. Jenis-Jenis Jaringan Berdasarkan Cakupan

  • LAN (Local Area Network): Jaringan dalam satu area kecil, seperti rumah atau kantor.
  • MAN (Metropolitan Area Network): Menghubungkan beberapa LAN dalam satu kota.
  • WAN (Wide Area Network): Jaringan yang mencakup area luas antar kota, negara, bahkan benua.

5. Teknologi Umum dalam LAN

  • Ethernet: Teknologi kabel dengan kecepatan mulai dari 100 Mbps hingga 10 Gbps.
  • Wi-Fi: Teknologi nirkabel berbasis standar IEEE 802.11 (a/b/g/n/ac/ax).
  • PoE (Power over Ethernet): Kabel Ethernet yang juga mengalirkan listrik, mengurangi kebutuhan colokan listrik.
  • Fiber to the Desk: Penggunaan kabel fiber optik langsung ke meja kerja untuk kecepatan optimal.

6. Keamanan Jaringan LAN

Agar jaringan lokal aman dari ancaman, berikut strategi yang umum digunakan:

  • Firewall: Memfilter lalu lintas masuk dan keluar jaringan.
  • Enkripsi Wi-Fi: Melindungi jaringan wireless dari penyusup.
  • VLAN: Memisahkan trafik antar departemen atau divisi.
  • Kontrol akses: Mengatur siapa saja yang boleh masuk ke jaringan (misal: pakai RADIUS atau MAC filtering).
  • Antivirus dan monitoring: Melindungi endpoint dari malware dan memantau lalu lintas mencurigakan.

7. Topologi Jaringan: Cara Perangkat Terhubung

  • Bus: Semua perangkat terhubung ke satu kabel utama. Murah tapi rentan gangguan.
  • Ring: Perangkat terhubung membentuk lingkaran. Lalu lintas data teratur, tapi kegagalan satu node bisa memutus semuanya.
  • Star: Semua perangkat terhubung ke switch atau hub. Paling umum, mudah dipelihara.
  • Tree: Gabungan beberapa topologi star, berbentuk seperti pohon. Cocok untuk organisasi besar.
  • Mesh: Semua perangkat saling terhubung. Mahal, tapi sangat andal dan tahan gangguan.

8. Perangkat Keras untuk LAN

  • Kabel UTP atau fiber optik
  • Switch dan router
  • Access point untuk Wi-Fi
  • Kartu jaringan (NIC) di setiap perangkat
  • UPS untuk menjaga daya
  • Patch panel, rak server, dan manajemen kabel

9. Perangkat Lunak Pendukung LAN

  • Sistem operasi server (Windows Server, Linux)
  • Software layanan: DHCP, DNS, file server, print server
  • Keamanan: firewall, antivirus, IDS/IPS
  • Monitoring dan manajemen jaringan: Nagios, Zabbix, Cisco tools

B. INTERNET

1. Apa Itu Internet?

Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer dan jaringan kecil lainnya (seperti LAN dan MAN). Dengan menggunakan protokol TCP/IP, perangkat di seluruh dunia bisa saling terhubung dan bertukar informasi.


2. Sejarah Singkat Internet

  • 1969: ARPANET, jaringan pertama dari DARPA di AS.
  • 1970–1980-an: Protokol TCP/IP dan e-mail mulai muncul.
  • 1990-an: Munculnya web (WWW), browser pertama, dan publik mulai bisa mengakses internet.
  • 2000-an ke atas: Perkembangan cepat: broadband, mobile internet, cloud computing.

3. Infrastruktur Pendukung Internet

  • Tier-1 Backbone: Jaringan utama global berupa kabel fiber optik bawah laut.
  • ISP (Internet Service Provider): Menyediakan koneksi internet ke pengguna.
  • DNS (Domain Name System): Mengubah nama situs (seperti google.com) menjadi alamat IP.
  • CDN (Content Delivery Network): Menyebarkan konten agar lebih cepat diakses di berbagai tempat.
  • Router backbone: Router kelas tinggi milik operator besar seperti Cisco dan Huawei.

4. Manfaat Internet

  • Komunikasi: E-mail, pesan instan, panggilan video.
  • Hiburan: Streaming video, musik, game online.
  • Belanja online: Marketplace, e-commerce, dompet digital.
  • Produktivitas: Google Docs, Microsoft Office Online, Zoom, Slack.
  • Pendidikan: Kursus online, platform e-learning, perpustakaan digital.
  • Kesehatan: Telemedicine, aplikasi pengingat obat.
  • Keuangan: Internet banking, aplikasi keuangan.
  • Layanan publik: e-KTP, pembayaran pajak online, e-government lainnya.

5. Jenis Koneksi Internet

  • Wired:
    • DSL: via kabel telepon
    • Kabel TV: modem kabel
    • Fiber optic: koneksi tercepat, digunakan oleh ISP dan bisnis
  • Wireless:
    • Wi-Fi: lewat router lokal
    • Satelit: untuk daerah terpencil
    • Seluler: koneksi via 3G, 4G, 5G

6. Tipe Jaringan Berdasarkan Fungsi

  • Terpusat: Satu server utama menyuplai semua data.
  • Terdistribusi: Banyak server saling berbagi tugas.
  • Client-Server: Klien meminta layanan ke server (misal: buka situs).
  • Peer-to-Peer (P2P): Semua perangkat bisa saling memberi/terima data langsung.

7. Kecepatan Internet (Bandwidth)

Bandwidth menunjukkan kapasitas maksimal data yang bisa dikirim/diterima dalam satu detik. Contohnya:

  • 10 Mbps = bisa mengirim 10 juta bit per detik.
  • 1 Gbps = 1000 Mbps = sangat cepat, cocok untuk bisnis atau streaming 4K.

8. Satuan Data Digital

  • 1 Byte = 8 bit
  • 1 KB ≈ 1000 Byte
  • 1 MB ≈ 1.000.000 Byte
  • 1 Mbps (Megabit per detik) digunakan untuk mengukur kecepatan internet.

9. Macam Akses Internet

  • Dial-up: Teknologi lama, lambat, menggunakan saluran telepon analog.
  • Dedicated: Koneksi tetap (leased line) yang cepat dan andal, biasa dipakai perusahaan.

10. Metode Akses

  • DSL/ADSL: Lewat kabel telepon
  • TV kabel: Pakai kabel coax
  • Mobile internet: 3G, 4G, 5G
  • Wi-Fi publik: Di kafe, bandara, dll

 Kesimpulan

Jaringan lokal (LAN) dan internet adalah fondasi dari seluruh aktivitas digital kita saat ini. Di rumah, kantor, sekolah, atau di perjalanan, kita bergantung pada LAN untuk menghubungkan perangkat secara lokal dan internet untuk terhubung dengan dunia luar.

Mulai dari perangkat keras (seperti router dan switch), perangkat lunak (seperti DHCP server, firewall), hingga topologi dan teknologi nirkabel, semuanya berperan untuk menciptakan koneksi yang stabil, cepat, dan aman. Internet memperluas jangkauan ini ke seluruh dunia, menyediakan komunikasi global, layanan hiburan, platform pendidikan, dan banyak lagi.

Dalam dunia yang semakin terkoneksi, memahami cara kerja jaringan lokal dan internet bukan lagi keahlian teknis semata, tetapi menjadi pengetahuan dasar yang penting untuk semua orang.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Belajar koding dan Kecerdasan Buatan (AI) Itu Seru, Lho!

100 Soal Pilihan Ganda Informatika Kelas 8

Rangkuman bab 2