Rangkuman liputan maulid nabi di Labschool Jakarta - 8D23
Rangkuman Liputan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP
Labschool Jakarta
Penyusun: Raditya Rakha Devara / Kelas 8D / Absen 23
(Disusun dengan Rumus 5W + 1H)
1. What (Apa yang Dilaksanakan?)
Acara yang dilaksanakan adalah peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW di SMP Labschool Jakarta. Peringatan ini bukan sekadar
seremonial, tetapi sebuah rangkaian kegiatan keagamaan yang penuh makna. Tujuan
utama kegiatan ini adalah menghormati dan mengenang kelahiran Nabi Muhammad
SAW, serta meneladani akhlak mulia dan kepemimpinan beliau dalam
kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa di era modern yang penuh
tantangan digital.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai
dari:
- Pembacaan
Asmaul Husna untuk membuka acara dengan suasana religius.
- Tilawah
Al-Qur’an dan sari tilawah oleh perwakilan ROHIS FAKHAIR.
- Menghafal
keluarga Nabi Muhammad SAW dari ayah beliau Abdullah, kakek Abdul
Muthalib, hingga leluhur Abdul Manaf.Penampilan nasyid dan lagu religi
dari siswa, yang menghadirkan suasana syahdu sekaligus meriah.
- Sambutan
dari para tokoh sekolah seperti kepala sekolah, ketua POMG, dan perwakilan
OSIS.
- Ceramah
utama dari Ustadz Dimas Adista dengan tema “Akhlak dan Kepemimpinan
Rasulullah SAW.”
- Refleksi
dan penutupan yang mengajak seluruh peserta untuk meneladani Nabi Muhammad
SAW.
Dengan rangkaian ini, acara Maulid Nabi di Labschool Jakarta
berhasil menggabungkan unsur edukasi, hiburan, religiusitas, dan kebersamaan.
2. Who (Siapa yang Terlibat?)
Peringatan Maulid Nabi melibatkan seluruh unsur sekolah dan
masyarakat sekitar. Di antaranya:
- Peserta
utama: seluruh siswa dan siswi SMP Labschool Jakarta, baik dari kelas
7 hingga 9.
- Panitia
pelaksana: OSIS SARVASATYA bekerja sama dengan ROHIS FAKHAIR. Mereka
bertanggung jawab atas teknis acara, mulai dari pembukaan, tilawah, hingga
persembahan lagu.
- Guru
dan tenaga pendidik: hadir untuk mendampingi siswa serta memberikan
dukungan.
- Tokoh
sekolah:
- dr.
Evi Mariana, Ketua POMG periode 2025–2026.
- Dr.
Yati Suwartini, M.Pd., Kepala SMP Labschool Jakarta.
- Dr.
M. Fakhruddin, M.Si., Kepala BPS SMP Labschool Jakarta.
- Ustadz
Dimas Adista: penceramah utama, yang menyampaikan materi dengan gaya
komunikatif, inspiratif, dan menyentuh hati.
- Masyarakat
sekitar sekolah: ikut hadir meramaikan acara, sehingga suasana lebih
inklusif.
- Guru
tamu dan pengamat: salah satunya Omjay, guru blogger Indonesia
sekaligus guru Informatika SMP Labschool Jakarta, yang menuliskan kesan
positif terhadap acara.
Keseluruhan peserta hadir dengan pakaian muslim rapi. Siswa
putri mengenakan jilbab putih, sementara siswa putra memakai busana muslim
lengkap dengan peci. Seragam ini bukan hanya aturan, melainkan juga simbol
persatuan dan kekhidmatan.
3. When (Kapan Acara Berlangsung?)
Acara ini diselenggarakan pada hari Jumat, 19 September
2025.
- Kegiatan
dimulai sekitar pukul 06.30–06.45 WIB, diawali dengan pembukaan dan
ice breaking.
- Rangkaian
acara berlangsung selama kurang lebih dua jam, hingga pukul 08.30
WIB.
- Waktu
yang dipilih, yaitu pagi hari, memberi suasana sejuk dan semangat baru
untuk siswa sebelum memulai aktivitas belajar.
Pemilihan hari Jumat juga penuh makna. Hari Jumat adalah
hari istimewa dalam Islam, hari yang penuh keberkahan, sehingga semakin
menambah nilai spiritual acara ini.
4. Where (Di Mana Lokasi Acara?)
Lokasi acara adalah halaman Masjid SMP Labschool Jakarta
atau dikenal dengan sebutan Hallma.
Tempat ini dipilih karena mampu menampung banyak peserta,
dari siswa, guru, hingga masyarakat sekitar. Halaman masjid juga memberikan
nuansa religius, sehingga mendukung atmosfer syahdu dalam acara.
Dengan dekorasi sederhana, peserta yang hadir memenuhi area
masjid, menjadikan suasana semakin semarak namun tetap khidmat.
5. Why (Mengapa Acara Ini Diadakan?)
Ada beberapa alasan utama mengapa acara ini diselenggarakan:
- Memperingati
Maulid Nabi Muhammad SAW – mengenang kelahiran Rasulullah sebagai
rahmatan lil ‘alamin.
- Meneladani
akhlak mulia Nabi Muhammad SAW – agar para siswa memiliki teladan
nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun
masyarakat.
- Membangun
kebersamaan – kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antara siswa,
guru, orang tua, dan masyarakat.
- Menguatkan
pendidikan karakter – melalui kisah-kisah Rasulullah, siswa belajar
tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kasih sayang, dan keteguhan iman.
- Mengisi
kegiatan keagamaan dengan positif – menghadirkan ceramah inspiratif,
permainan islami, dan hiburan bernuansa religi.
Dengan alasan ini, acara Maulid Nabi tidak hanya sekadar
tradisi, tetapi juga investasi moral dan spiritual bagi generasi muda.
6. How (Bagaimana Jalannya Acara?)
Acara berlangsung dalam alur yang rapi dan menyenangkan:
- Pembukaan
dan Menghafal keluarga nabi Muhammad SAW
Acara dibuka dengan sesi menghafal nama ayah, kakek, serta leluhur nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dimulai dengan cara menghafal nama ayahnya, Abdullah, hingga nama leluhurnya, Abdul Manaf. Suasana langsung cair dengan tawa dan keceriaan, melibatkan siswa hingga guru. Tujuannya, agar peserta lebih semangat mengikuti acara selanjutnya. - Pembacaan
Asmaul Husna dan Tilawah Qur’an
Asmaul Husna dibacakan bersama-sama, menciptakan suasana syahdu. Setelah itu, perwakilan siswa dari ROHIS melantunkan tilawah Qur’an dengan suara merdu, disertai sari tilawah yang menyentuh hati. - Sambutan-Sambutan
Tokoh sekolah seperti Kepala SMP, Ketua POMG, dan Kepala BPS memberikan sambutan. Pesan utamanya: pentingnya meneladani akhlak Nabi serta melestarikan kegiatan keagamaan di sekolah. - Persembahan
Nasyid dan Lagu Religi
Penampilan nasyid dan lagu “Rindu Muhammadku” dari angkatan 34 menambah kekhusyukan suasana. Pesan moral tersampaikan dengan indah melalui lantunan lagu. - Ceramah
Utama oleh Ustadz Dimas Adista
Ceramah menjadi inti acara, dengan tema kepemimpinan Rasulullah. Ustadz Dimas menyampaikan materi dengan gaya penuh semangat, humor segar, dan kisah inspiratif. Beberapa hal yang disorot: - Kepemimpinan
Rasulullah SAW: bijaksana, adil, penuh kasih sayang.
- Perang
Badar: bukti iman dan strategi.
- Perang
Uhud: pelajaran berharga dari kegagalan dan pentingnya disiplin.
- Perang
Mu’ta: keberanian dan strategi Khalid bin Walid yang diamanahi
Rasulullah.
- Keteladanan
dalam keluarga: kisah Rasulullah dengan Aisyah, bahkan dalam hal
kecil seperti teh yang keliru diberi garam.
- Hubungan
Rasulullah dengan pemimpin dunia: surat kepada Raja Heraclius
(Romawi) dan Kisra (Persia).
- Pesan
tentang memilih pasangan hidup: pentingnya iman dan akhlak sebagai
dasar.
Ceramah ini membuat peserta larut dalam kehangatan, penuh
makna, sekaligus termotivasi untuk meneladani Rasulullah SAW.
- Penutup
dan Refleksi
Acara ditutup dengan doa bersama. Kesannya sangat mendalam, karena seluruh rangkaian berlangsung tertib, penuh kekeluargaan, dan memberi dampak positif bagi seluruh peserta. Guru Omjay, misalnya, menilai acara ini bukan hanya seremonial, melainkan juga sarana pendidikan akhlak yang nyata.
Kesimpulan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Labschool Jakarta
pada 19 September 2025 berhasil menjadi perpaduan antara kegiatan spiritual,
edukatif, dan kebersamaan. Dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, dan
masyarakat sekitar, acara ini menghadirkan suasana meriah namun tetap khidmat.
Lewat pembacaan Asmaul Husna, tilawah Qur’an, sambutan,
persembahan nasyid, hingga ceramah inspiratif dari Ustadz Dimas, peserta tidak
hanya merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mendapatkan pelajaran
berharga tentang kepemimpinan, kasih sayang, kesabaran, serta nilai-nilai luhur
Islam.
Acara ini menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi
bukan hanya perayaan tahunan, melainkan momentum penting untuk membangun
karakter generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.
Comments
Post a Comment